Wednesday, 25 July 2012

E Learning


1.                   Apa itu layanan elektronis berbasis terminologi E-Learning

Dunia Pendidikan merupakan pintu bagi semua ilmu pengetahuan. Seiring dengan perkembangan teknologi, maka metodologi pembelajaran sudah berkembang pesat. Pembelajaran tidak hanya terpaku harus bertemu face to face antara pendidik dan muridnya, tugas-tugas yang dulunya harus dikumpulkan di print-out, sekarang sudah berorientasi paperless. Penggunaan intranet-internet sudah banyak diaplikasikan pada sebagian besar perguruan tinggi dan sebagian SLTA-SLTP dalam menunjang kegiatan belajar mengajarnya.
Deskripsi serta gambaran diatas merupakan salah satu penjabaran electronic learning yang dikembangkan oleh banyak institusi pendidikan.

Dari beberapa pengertian e-learning, dapat disarikan pengertian e-learning, antara lain

(Wikipedia)
Sistem pembelajaran elektronik atau e-pembelajaran (Inggris: Electronic learning disingkat E-learning) adalah cara baru dalam proses belajar mengajar. E-learning merupakan dasar dan konsekuensi logis dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Dengan e-learning, peserta ajar (learner atau murid) tidak perlu duduk dengan manis di ruang kelas untuk menyimak setiap ucapan dari seorang guru secara langsung. E-learning juga dapat mempersingkat jadwal target waktu pembelajaran, dan tentu saja menghemat biaya yang harus dikeluarkan oleh sebuah program studi atau program pendidikan.
(gunadharma.ac.id)
E-learning adalah pembelajaran (distance learning) yang memanfaatkan teknologi komputer, jaringan komputer dan/atau Internet.
E-learning memungkinkan pembelajar untuk belajar melalui komputer di tempat mereka masing-masing tanpa harus secara fisik pergi mengikuti pelajaran/perkuliahan di kelas
Sebelum kata e-Learning menjadi populer banyak istilah yang telah digunakan seperti contoh berikut ini:
·                     Pembelajaran jarak jauh (open distance learning).
·                     Pembelajaran berbasis web (web based training).
·                     Pembelajaran berbasis komputer (computer based training).
·                     Pembelajaran berbasis teknologi (technology based training).
·                     Pembelajaran secara online (online learning).
 

2.                   Jelaskan Alur /proses Bisnis/mekanisme kerja sistem 
E-learning mulai berkembang pesat setelah web 2.0
eLearning 2.0
Istilah e-Learning 2.0 digunakan untuk merujuk kepada cara pandang baru terhadap pembelajaran elektronik yang terinspirasi oleh munculnya teknologi Web 2.0.
Web 2.0, adalah sebuah istilah yang dicetuskan pertama kali oleh O’Reilly Media pada tahun 2003, dan dipopulerkan pada konferensi web 2.0 pertama di tahun 2004. Sistem konvensional pembelajaran elektronik biasanya berbasis pada paket pelajaran yang disampaikan kepada siswa dengan menggunakan teknologi Internet (biasanya melalui LMS). Peran siswa dalam pembelajaran terdiri dari pembacaan dan mempersiapkan tugas. Kemudian tugas dievaluasi oleh guru. Sebaliknya, e-learning 2.0 memiliki penekanan pada pembelajaran yang bersifat sosial dan penggunaan perangkat lunak sosial (social networking) seperti blog, wiki, podcast dan Second Life. Fenomena ini juga telah disebut sebagai Long Tail learning. Selain itu juga, E-learning 2.0 erat hubungannya dengan Web 2.0, social networking (Jejaring Sosial) dan Personal Learning Environments (PLE).
Perkembangan eLearning di Idonesia sejalan dengan perkembangan Infrastruktur TIK. Beberapa program pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi khususnya Infrasruktur adalah:
·                     1999-2000 Jaringan Internet (Jarnet)
·                     2000-2001 Jaringan Informasi Sekolah (JIS)
·                     2002-2003 Wide Area Network Kota (WAN Kota)
·                     2004-2005 Information and Communication Technology Center (ICT Center)
·                     2006-2007 Indonesia Higher Education Network (Inherent)
·                     2007-skrg Jejaring Pendidikan Nasional (Jardiknas)
·                     2008-skrg Southeast Asian Education Network (SEA EduNet)
Untuk aplikasinya di dunia pendidikan, dikenal adanya;
• computer based learning (CBL) yaitu pembelajaran yang sepenuhnya menggunakan komputer; dan
• computer assisted learning (CAL) yaitu pembelajaran yang menggunakan alat bantu utama komputer.
Seiring dengan perkembangannya. Namun pada prinsipnya teknologi tersebut dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu:
• Technology based learning, dan
• Technology based web-learning.
Technology based learning ini pada prinsipnya terdiri dari Audio Information Technologies (radio, audio tape, voice mail telephone) dan Video Information Technologies (misalnya: video tape, video text, video messaging).
Sedangkan technology based web-learning pada dasarnya adalah Data Information Technologies (misalnya: bulletin board, Internet, e-mail, tele-collaboration).

3.                   Implementasi ada dimana saja ???

Mengenai Implementasi e-learning, dapat terlihat pada sebagian besar perguruan tinggi, meski belum semuanya namun sudah sangat banyak yang menggunakan e-learning. Dalam hal ini dapat kita lihat pada web dari tiap universitas, meski secara objektif dapat kita nilai bahwa tidak sepenuhnya berfungsi dan berjalan seperti idealnya


4.                   Dampak secara ekonomi

Secara Umum, e-learning masih sebagai penunjang sarana pendidikan. Terutama di Indonesia, karena jika di implemenatsikan secara penuh maka tidak ada contro terhadap mahasiswa, berbeda dengan di negara maju yang inisiatif  mahasiswanya mempunyai komitmen yang tinggi. Namun secara ekonomi tentunya banyak waktu yang dihemat karena tatap muka dan komunikasi dapat dilakukan secara virtual.

 
5.                   Berapa banyak Institusi pendidikan di Indonesia yang sudah mengadopsi.
Institusi pendidikan di Indonesia teruatama perguruan tinggi sudah banyak yang memanfaatkan layanan ini, seperti pada deskripsi sebelumnya, seperti, ITB, ITS, UI, UGM dsb

No comments:

Post a Comment